Heyugo Girl

Artikel Kecantikan Gaya Hidup Tips Sehat

Ketua Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan, mengatakan bahwa keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) membawa pengaruh positif bagi tenaga kerja di Indonesia. Menurutnya, pengaruh positif itu berupa peningkatan kualitas dan kemampuan para pekerja. Akan tetapi, terkait hal ini, ia meminta agar pemerintah membatasi masa kerja TKA di tanah air. "Jangan sampai TKA hidup di Indonesia dalam kurun waktu yang sangat lama," kata Chandra, saat dihubungi, Selasa (10/3/2020).

Untuk itu, dia menilai, perlu aturan masa waktu TKA walaupun mereka berstatus sebagai konsultan konsultan ahli di dalam draft RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. "Hal ini penting untuk dituangkan dalam norma. Sebab aturan ini akan memiliki kekuatan hukum yang mengikat apabila dituangkan dalam norma atau pasal di dalam RUU Omnibus Law," ujarnya. TKA bukan berarti tidak boleh bekerja di Indonesia. Namun, Chandra berpendapat, jika TKA semakin lama tinggal di Indonesia, itu bisa menunjukkan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia dianggap tidak memiliki kemampuan ahli yang sama dengan TKA tersebut. Dengan kata lain, program alih teknologi atau alih ilmu pengetahuan dapat dianggap gagal.

"Dengan ditentukan batas waktu maksimal, maka harapannya posisi TKA tersebut digantikan SDM dalam negeri yang telah mendapatkan ilmu alih teknologi," tambahnya.

RELATED ARTICLES

asuransi kesehatan untuk perorangan

Pentingnya Asuransi Kesehatan untuk Keuangan

Asuransi kesehatan untuk perorangan bisa jadi salah satu investasi terbaik untuk Anda. Pasalnya, dengan memiliki asuransi kesehatan ini membuat hidup menjadi lebih tenang dengan benefit yang diberikan. Asuransi kesehatan bukan prioritas tapi penting Sebagian orang menganggap asuransi kesehatan itu bukanlah prioritas utama baginya. Meskipun demikian,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *