Heyugo Girl

Artikel Kecantikan Gaya Hidup Tips Sehat

Remaja putri MC (15) asal Kecamatan Agrabinta menjadi korban kebiadaban delapan pemuda tanggung. Setelah dicekoki minuman keras dan pil koplo, ia dirudapaksa secara bergantian. MA (32), paman MC, mengatakan, keponakannya sempat menghilang selama satu minggu sebelum akhirnya pulang ke Cianjur dengan kondisi mengenaskan.

MC sempat dirawat di sebuah rumah sakit di Garut karena mengalami muntah darah. MA mengatakan, MC tinggal bersama saudaranya karena ibunya pergi menjadi TKW ke luar negeri dan ayahnya juga tak ada di rumah. "Jadi MC pulang dalam keadaan parah, ia mengalami muntah darah sempat dirawat di puskesmas dan rumah sakit di Garut, sekarang kondisinya alhamdulilah membaik," katanya.

Tujuh orang pelaku kekerasan asal Kecamatan Agrabinta itu ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Agrabinta dan seorang lagi masih dalam proses pengejaran. Mereka yang ditangkap berinisial DD, SP, ABD, DN, KP, YD, dan RN.

Dari ketujuh orang itu hanya satu yang berusia di atas 17 tahun, sisanya masih remaja di bawah 17 tahun alias anak baru gede (ABG) "Dari hasil pemeriksaan, korban pada Rabu (15/7) sekitar pukul 18.00 dijemput oleh temannya yang berinisal SP dengan menggunakan sepeda motor dan setelah bertemu teman lainnya korban dibawa ke warung dan dicekoki minuman keras," kata Kapolsek Kapolsek Agrabinta, AKP Ipid A Saputra, di Mapolsek Agrabinta, Kamis (23/7) Tak hanya sampai di situ, MC juga dipaksa minum pil, sehingga tidak sadarkan diri.

Pada saat itulah korban diduga dicabuli oleh terduga para pelaku. Kapolsek menambahkan, saat tak sadarkan diri itu, MC ditinggalkan di daerah Kampung Simpang Jambe, Desa Sukapura, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. "Melihat kondisi anaknya seperti itu lalu pihak keluarga melapor ke polsek dan membawanya ke Puskesmas Agrabinta."

"Kasus ini sudah kami limpahkan ke Unit PPA Polres Cianjur dan para terduga pelakunya sudah dibawa ke Polres Cianjur," katanya. (*)

RELATED ARTICLES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *