Laut merupakan bagian dari Bumi yang masih menyimpan begitu banyak misteri. Baru sebagian kecil dari lautan di dunia yang sudah berhasil dieksplor oleh umat manusia. Palung Mariana, misalnya, merupakan palung laut terdalam yang hingga kini masih belum diketahui seperti apa bagian terdalamnya.

Laut dan samudera juga menjadi tempat terjadinya sejumlah fenomena aneh. Ada banyak fenomena aneh di lautan yang belum bisa dijelaskan secara ilmiah. Traveler pasti pernah mendengar Milky Way yang merupakan sebutan bagi Galaksi Bimasakti dalam bahasa Inggris.

Namun di lautan, ada pula sebuah fenomena yang disebut Milky Sea. Fenomena Milky Sea mengacu pada cahaya berpendar mirip susu yang unik dari perairan Samudera Hindia. Fenomena laut ini terjadi karena aktivitas bakteri bioluminesen dan pada gilirannya menyebabkan air membiru, yang tampak oleh mata telanjang berwarna putih susu dalam kegelapan.

Fenomena Milky Sea telah didokumentasikan selama lebih dari empat abad. Fenomena ini telah menjadi topik yang sering diperdebatkan. Titik konvergen Laut Utara dan Laut Baltik terjadi di Provinsi Skagen di Denmark.

Namun karena tingkat kepadatan perairan laut yang berbeda, perairan kedua laut ini tetap terpisah meskipun ada konvergensi. Disebut dengan istilah 'sea smoke' atau 'asap laut', uap yang timbul dari Laut Hitam disebabkan kelembapan air laut yang bereaksi dengan dinginnya angin di atas permukaan air. Selain menjelaskan misteri samudera di balik uap yang menguar dari Laut Hitam, para ahli juga membuktikan ini adalah fenomena yang cukup umum terjadi, bahkan pada badan perairan yang lebih kecil.

Air asin yang pekat dapat keluar dari es beku yang terbentuk di atas permukaan laut dan merembes ke kedalaman air. Namun begitu garam terkonsentrasi turun ke bawah permukaan air, itu membeku dan terbentuk menjadi brinicle. Brinicle terjadi di perairan samudera yang dingin di sekitar wilayahAntartikadan membekukan setiap makhluk hidup yang mengenainya.

Underwater crop circle kerap dianggap sebagai objek yang misterius. Namun, asal usul fenomena crop circle bawah laut telah terungkap. Underwater crop circle merupakan kreasi yang dibuat ikan gembung saat mencari pasangan.

Crop circle bawah laut ini memiliki keliling lebih dari enam kaki dan seringkali dihiasi dengan kerang dan barang barang dekoratif lainnya yang ditemukan di dasar laut. Crop circle bawah laut ditemukan di perairan pulau Jepang, Anami Oshima. Beberapa menganggap fenomena lautan ini sebagai ulah alien.

RELATED ARTICLES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *