Untuk menangani wabah Covid 19 di Indonesia, Badan Intelijen Negara (BIN) turut membuka lowongan bagi mereka yang bersedia menjadi garda terdepan. Penawaran menarik bagi mereka yang bersedia menangani corona akan diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil / PNS. Tak hanya membuka lowongan kerja untuk Tim Penanganan Tes Covid 19, lowongan ini juga terbuka bagi mereka yang lulusan SMA/SMK sederajat.

Dalam keterangannya, peserta yang lolos tahap seleksi bakal diprioritaskan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun anggaran 2020. Untuk posisi yang dibuka antara lain Dokter, Analis Kesehatan, Perawat, Administrasi Kesehatan, Pengemudi, Operator Disinfektan, dan Tenaga Komunikasi. Fasilitas yang akan didapatkan antara lain gaji, fasilitas tempat tinggal, dan piagam kehormatan.

Periode pendaftarannya dibuka pada 10 April hingga 14 April 2020. Pelamar bisa mengirimkan lamaran dan kelengkapan berkas via online. Untuk informasi lengkap pendaftarankarir BINbisa dilihat di (www.bin.go.id.karir).

Berikut Syarat umum untuk semua posisi: Tak hanya untuk garda terdepan yang menangani corona, relawan juga dibentuk untuk mereka yang bersedia uji coba vaksin. Vaksin untuk corona ditemukan, segera diuji coba ke 45 sukarelawan.

Kelompok penelitian Kaiser Permanente, Seattle di AS berhasil menemukan vaksin untuk virus corona. Namun, untuk mengetahui efektivitas vaksin tersebut, para ahli masih akan melakukan uji coba. Uji coba pertama vaksinvirus coronapada manusia dilakukan diAmerika Serikat(AS) pada Senin (16/3/2020).

Sekelompok sukarelawan yang berisi 45 orang mendapat suntikan vaksin ini di fasilitas penelitian Kaiser Permanente, Seattle. Dilansir dari BBC , vaksin ini mengandung kode genetik yang tidak berbahaya yang disalin dari virus yang menyebabkan penyakit. Meski begitu, para ahli mengatakan, masih perlu waktu berbulan bulan untuk membuktikan apakah vaksin ini akan bekerja, baik dalam penelitian maupun orang lain.

Waktu selama itu diperlukan sebagai studi tambahan dari ribuan orang untuk mengetahui apakah vaksin benar benar melindungi dan tidak membahayakan. Uji coba pertama pada manusia ini didanai oleh Institut Kesehatan Nasional untuk menghindari pemeriksaan yang biasanya dilakukan. Moderna Therapeutics, perusahaan bioteknologi asal Massachussets di balik vaksin ini, mengklaim bahwa vaksin telah dibuat dengan proses yang telah diuji.

Kemudian Dr John Tregoning, seorang ahli penyakit menular di Imperial College London, Inggris, mengatakan, "Vaksin ini menggunakan teknologi yang sudah ada sebelumnya." "Vaksin ini dibuat dengan standar yang sangat tinggi, menggunakan hal hal yang kita tahu aman untuk digunakan pada orang orang, dan mereka yang mengambil bagian dalam uji coba akan sangat dipantau." "Ya, (pembuatan vaksin) sangat cepat, karena ini adalah perlombaan melawan virus, bukan melawan sesama ilmuwan, dan itu dilakukan untuk kepentingan kemanusiaan," terang Dr Tregoning dikutip dari BBC .

Namun,vaksin coronaberkode mRNA 1273 ini tidak dibuat dari virus yang menyebabkanCovid 19, tetapi dari segmen pendek kode genetik yang disalin dari virus yang dibuat para ilmuwan di laboratorium. Diharapkan vaksin ini bisa meningkatkan sistem imun tubuh untuk melawan infeksi viruscorona. Cara kerja vaksin RNA bermula pada urutan mRNA (molekul yang memberi tahu sel untuk membangun) yang dikodekan untuk antigen penyakit spesifik.

Sekalinya diproduksi dalam tubuh, antigen tersebut mampu dikenali oleh sistem imun dan mempersiapkannya untuk melawan virus. Tujuan dari uji coba ini untuk memastikan bahwa vaksin tidak menunjukkan kekhawatiran. Para sukarelawan akan diberikan dosis berbeda pada uji coba vaksin ini. Masing masing diberikan dua suntikan di lengan secara terpisah dalam 28 hari.

RELATED ARTICLES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *