Federasi Sepakbola Internasional FIFA akan memberikan bantuan kepada 211 negara anggota sepak bola yang terdampak pandemi corona atau covid 19. Total dana yang akan dikeluarkan FIFA senilai 15 juta dolar AS, atau sekitar Rp 2,3 triiun akan didistribusikan kepada 211 negara anggota sepak bola d berbagai penjuru dunia. Masing masing negara nantinya akan mendapatkan dana sebesar 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp 7,7 miliar.

Dalam situs resmi FIFA disebutkan oleh sang presiden, Gianni Infantino, "ini adalah tugas FIFSA untuk berada di sana dan mendukung mereka yang membutuhkan." "Pandemi telah menyebabkan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi seluruh komunitas sepak bola, dan sebagai badan pengatur sepak bola dunia." "Ini dimulai dengan memberikan bantuan keuangan langsung kepada asosiasi anggota kami, yang banyak di antaranya mengalami kesulitan keuangan yang parah."

"Ini adalah langkah pertama dari rencana bantuan finansial berjangkauan luas yang kami kembangkan untuk menanggapi keadaan darurat di seluruh komunitas sepak bola." "Bersama sama dengan para pemangku kepentingan, kami menilai kerugiannya dan kami sedang mengerjakan cara yang paling tepat dan efektif." "Untuk mengimplementasikan tahapan lain dari rencana bantuan ini," tutur Infantino.

Sebagai kalimat penutup, dia mengucapkan terima kasih kepada Komite Pengembangan FIFA, Shaikh Salman Bin Ebrahim Al Khalifa, dan Komite Keuangan FIFA, Alejandro Domínguez karena telah berkomitmen dan bekerja sama dengan baik. Federasi Sepakbola Indonesia, PSSI sebagai salah satu anggota FIFA yang mendapatkan bantuan akan mengoptimalkan melalui program FIFA Forward. Dalam surat sirkuler yang dikeluarkaan FIFA, proses pencairan dana telah disetujui untuk dipercepat untuk membantu anggotanya dalam menghadapi situasi pandemi corona, berdasarkan informasi dari PSSI.

Pada awalnya, pengucuran dana program FIFA Forward 2.0 tahun 2019 dan 2020 akan diberikan pada Juli mendatang, sebelum akhirnya diputuskan akan diberikan dalam waktu dekat. Dua tahun terakhir, PSSI menggukanan dana bantuan FIFA untuk pengembangan pelatih, wasit, dan pemain muda. Pada masa transisi ini, setelah ditinggal Ratu Tisha dari jabatannya sebagai Sekjen, PSSI melakukan pembenahan administrasi dan finansial secara internal.

"Sebagai anggota asosiasi, PSSI pun memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada FIFA yang konsisten membantu dalam mengembangkan sepak bola di Indonesia." "Bantuan yang diberikan nantinya akan dipergunakan secara tepat sasaran dan transparan untuk pelaksanaan program serta kelanjutan organisasi PSSI di tengah dampak pandemi Covid 19," ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

RELATED ARTICLES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *