Heyugo Girl

Artikel Kecantikan Gaya Hidup Tips Sehat

Atalanta dijadwalkan akan melakoni laga kandang menghadapi Inter Milan dalam laga pekan pamungkas Liga Italia musim ini. Pertandingan antara Atalanta kontra Inter Milan akan dilangsungkan di Stadio Atleti Azzuri d'Italia, Bergamo, Minggu (2/8/2020) pukul 01.45 WIB. Atalanta selaku tuan rumah mengusung misi khusus mencetak minimal dua gol lagi untuk menggenapkan 100 gol mereka pada musim ini.

Seperti yang kita ketahui, Atalanta dapat dikatakan mampu tampil menawan dalam mengarungi kompetisi musim ini. Tim yang dibesut oleh Gian Piero Gasperini tersebut menjadi tim paling produktif di Liga Italia musim 2019/2020. Klub berjuluk La Dea itu tercatat telah membobol gawang lawan sebanyak 98 kali dari 37 pertandingan.

Rasio gol yang tinggi tersebut membuat Atalanta masuk dalam jajaran tim paling produktif di lima liga top Eropa. Bahkan, Atalanta akan menorehkan tinta emas jika mampu mengalahkan Inter Milan dan mencetak dua gol. Tinta emas pertama, yakni jumlah torehan gol selama semusim. Andai La Dea berhasil mencetak minimal dua gol, total koleksi mereka sebanyak 100 gol atau lebih.

Mereka akan menjadi tim paling subur pertama di Liga Italia pada abad 21. Mereka akan menjadi tim yang mampu mengejar rekor milik tim tim besar pada musim 1950 1951 seperti AC Milan (107 gol), Inter Milan (107), dan Juventus (103). Hanya saja ambisi tim berjuluk La Dea yang saat ini diasuh oleh Gian Piero Gasperini itu terganjal absennya sang pemain andalan, Josip Ilicic.

Tak sampai disitu saja, sebelum Gasperini juga menyampaikan pemain andalannya tersebut berpeluang absen kala timnya bertanding melawan PSG pada perempatfinal Liga Champions musim ini. Nama Ilicic memang belum tampil bersama Atalanta sejak hasil imbang 2 2 melawan Juventus pada 11 Juli lalu. "Sangat disayangkan bahwa di saat saat menentukan musim ini, kami harus melakukannya tanpa pemain kunci," ujar Gasperini kepada Sky Sport Italia .

"Kami sebelumnya sudah berbulan bulan tanpa Duvan Zapata, sekarang Ilicic keluar dan semakin banyak waktu berlalu,". Ketidakhadiran Ilicic dalam skuat Atalanta memang cukup berpengaruh dalam permainan tim yang diusung oleh Gasperini. Pemain depan Slovenia tersebut mampu menjelma sebagai tokoh kunci keberhasilan Atalanta tampil menawan sepanjang kompetisi musim ini.

Walaupun usianya sudah menginjak 32 tahun, justru penampilan seorang Ilicic semakin menjadi jadi. Torehan 21 gol dalam 34 pertandingan menjadi bukti krusialnya peran Ilicic. Kontribusnya menjadikan Ilicic sebagai salah figur tak tergantikan dalam skuat La Dea.

"Ilicic sangat penting bagi kami, ia bisa menghancurkan Liga Italia dan Eropa," jujur Gasperini. "Itu akan seperti Juventus kehilangan Paulo Dybala atau Lazio tanpa Ciro Immobile, maupun Inter Milan tanpa Romelu Lukaku," tukasnya melanjutkan. Absennya Ilicic berpeluang besar tempatnya akan ditempati oleh Pasalic yang beberapa laga terakhirnya mampu tampil cukup menjanjikan.

Gollini; Sutalo, Caldara, Toloi; Castagne, De Roon, Freuler, Gosens; Pasalic; Gomez, Zapata Handanovic; Skriniar, De Vrij, Godin; Candreva, Barella, Gagliardini, Young; Brozovic; Lukaku, Martinez

RELATED ARTICLES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *